LAPORAN HASIL PENGAMATAN AMDAL DI HOME INDUSTRI KRIPIK MELINJO DIDESA LARANGAN

Di susun oleh

NDARU DWIYATMOKO MUKTI

XII Pemesinan 1

 

SMK NEGERI 1 LOSARANG KABUPATEN INDRAMAYU

 

INDUSTRI RUMAH KRIPIK MELINJO

 

 A.    Sejarah berdirinya Industri rumah

 

Awal  berdirinya industry rumah yang memproduksi kripik di Ds. Larangan yang di pimpin oleh Bapak Sono ini sudah berdiri dan berkembang selama 35 tahun sampai sekarang yang didirikan oleh bapak Tanyoh dan ibu Windarih dengan surat ijin dari DINAS KESEHATAN  tentang sertifikat produksi pangan industry rumah tangga yang diberikan kepada perusahaan kripik melinjo CAP 77 .  Tentunya usaha ini dibuat dengan ide sendirinya dan kesepakatan dari pihak keluarganya untuk membuat industri keripik dengan skala kecil dengan bantuan teman kerjanya

 

Keripik adalah adalah makanan ringan yang dibuat dari bahan mentah yaitu melinjo yang di olah dengan sedemikian rupa lalu,dan tahapanya mulai dari pemilihan bahan baku mentah lalu di sangrai untuk mengupas kulitnya dan setelah itu masuk ke tahap penggilinga untuk mengupas kulit keduanya setelah penglupasan kulit lalu melinjo di pipihkan dengan palu dan kape jika sudah melinjo siap untuk masuk tahap penggorengan jika melinjo sudah digoreng lalu kita berikan rasa yang sudah tersedia yaituasin dan manisdan kripik pun siap di packing dan selanjutnya diperjualbelikan.

Permodalan dan keuntungan

Di perusahaan ini dalam prosesnya menganut sistim FIFO (first in first out) jadi tidak setiap hari perusahaan ini melakukan produksi . sebagai modal perusahaan ini memerlukan

modal sebanyak Rp.6000000 untuk 500kg produksi

terdiri atas

  • Ø Rp.5000000 untuk pembelian bahan mentah yaitu melinjo sebanyak 5kwintal/500kg dan bisa selesai dalam waktu 5 hari
  • Ø Rp.1000000 untuk pembelian bahan untuk pemberian rasa, plastic untuk packing , dan gaji pegawai

Hasil yang di dapatkan dari produksi 500kg dapat menghasilkan uang Rp.8000000 dengan kata lain keuntungan bersihnya Rp.2000000 dalam 1kali produksi namun untung itu belum terhitung dengan keuntungan penjualan limbah yang tidak dapat disebutkan harga nominalnya .

B.    Jenis produk, kapasitas produksi dan cara pembuatannya :

Jenis produk yang akan dibuat adalah keripik melinjo. Adapun bahan-bahan yang digunakannya adalah sebagai berikut:

1. Melinjo                           

2. Penyedap rasa

3. Gula pasir

4. Garam dapur                                                     

5. Air bersih                                                       

6. Bawang putih                                                 

7. Bawang merah

            8. Santan

 

  1. Cara pembuatannya :
  2. Pertama pilih melinjo dengan kualitas yang bagus
  3. Lalu dicuci dan di sangria untuk melepas kulit pertama
  4. Lalu masuk ketahap penggilingan untuk pengelupasan kulit kedua
  5. Melinjo pun dibentuk dengan cara dipipihkan dengan alat bantu palu dan kape
  6. Setelah dibentuk melinjo lalu di goreng dan ditiriskan 
  7. Sesudah di goreng milinjo di berikan rasa yaitu manis dan asin
  8. Untuk pencampuran rasa asin penyedap rasa dicampur dengan bawang putih dan santan lalu di masak sampai mendidih
  9. Untuk pencampuran rasa manis gula di campurkan dengn airputih lalu dimasak sampai mendidih
  10. Jika penyadap rasa tsb sudah jadi tinggal campurkan saja dan diaduk
  11. Setelah di berikan rasa lalu dipacking dan siap diperjualbelikan 

 

 

Daerah pemasaran

Daerah pemasaran yang dituju untuk penjualannya yaitu:

  • Masyarakat sekitar                     
  • Pelanggan
  • Pasar
  • Warung di sekitar desa
  • Agen 

 

 

 C.                 Tenaga kerja

Tenaga kerja dari industry tersebut berasal dari warga sekitar yang terdiri atas 10perempuan dan 2laki-laki  namun jika dari segi pengelolaan dan segi penjualan perusahaan ini lebih mempercayai dari pihak keluarga sendiri , dalam sistim penggajian untuk perempuan setiap pemepihan dengan jumlah 1kg di bayar Rp.2000 dan untuk laki-laki setiap pengerjaan sehari dibayar Rp.40000

 D.                Dampak positif

Dampak positif bagi masyarakat sekitarnya sendiri yaitu :

  • Sebagai lauk pauk untuk makan
  • Menghemat pengeluaran biaya untuk membeli lauk pauk
  • Memberikan pekerjaan kepada masyarakat
  • Limbah padat yang dihasilkan besifat organic jadi dapat di daur ulang dan dapat memperbanyak keuntungan tambahan

 E.                 Dampak negative

Dampak negatif bagi masyarakat sekitarnya sendiri yaitu :

Hampir tidak ada, karena masyarakat sendiri tidak ada yang merasa terganggu dengan adanya pembuatan industri kripik melinjo  tersebut. Namun jika didaerah sekitar terdapat warga baru mungkin akan terganggu karena kebisingan yang ditimbulkan karena proses pemipihan .

F.                 Kesimpulan

Sebenarnya home industry rumah ini sangat bermanfaat bagi pemilik dan masyarakat sekitarnya dan juga dapat membantu perekonomian warga sekitarnya

About naturalscience4life

I'm genious
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s